Sastra Jiwa

Aku dan Dunia

Dear Dunia,
Hanya karena ku mencintaimu, bukan berarti aku takut kehilanganmu…

Karena kami paham kepada Siapa cinta ini kami persembahkan…

Tidak mengapa seluruh Dunia menatap sinis, Asal Allah tersenyum kpda kami..

Marahmu tak seberapa, hanya cukup untuk membuat kami terkejut lalu siap melawan lagi…
Yang aku takut adalah MarahNya…

Kau hendak musuhi kami? Kucilkan kami? Tidak mengapa, asal jangan kami dikucilkan olehNya…
Hendak kemana kami melangkah..

“Dialog Imajiner”

-jeehadielbanna-
Selatan Tangerang

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s