Sastra Jiwa

Baca Satu Ayat Saja!!

Al-Kisah..

Salah seorang pemimpin di suatu negara muslim shalat di suatu masjid. Saat itu imamnya membaca surat yang lumayan panjang setelah membaca surat Al-Fatihah.

Selesai shalat, sang pemimpin pun menegur sang imam. Ia mengatakan kepada sang imam: “Kalau ngimami shalat, bacaan setelah surat Al-Fatihah-nya jangan panjang-panjang, cukup satu ayat saja”.

Besoknya, selagi sang imam ngimami shalat maghrib, sang pemimpin ikut shalat berjama’ah. Maka sang imam pun setelah membaca surat Al-Fatihah, hanya membaca satu ayat saja. Namun, satu ayat yang dipilihnya adalah:

{وَقَالُوا رَبَّنَا إِنَّا أَطَعْنَا سَادَتَنَا وَكُبَرَاءنَا فَأَضَلُّونَا السَّبِيلَا} [الأحزاب: 67]

Dan mereka berkata: “Ya Rabb Kami, sesungguhnya kami telah menta’ati pemimpin-pemimpin dan pembesar-pembesar kami, lalu mereka menyesatkan kami dari jalan (yang benar).

Itu di raka’at pertama.

Pada raka’at kedua, setelah membaca surat Al-Fatihah, imam membaca:

{رَبَّنَا آتِهِمْ ضِعْفَيْنِ مِنَ الْعَذَابِ وَالْعَنْهُمْ لَعْناً كَبِيراً} [الأحزاب: 68]

Ya Rabb kami, timpakanlah kepada mereka azab dua kali lipat dan kutuklah mereka dengan kutukan yang besar”.

Maka, selesai shalat Maghrib, sang pemimpin berkata kepada sang imam: “Pada shalat-shalat berikutnya, silahkan panjangkan bacaan setelah surat Al-Fatihah sesukamu, silahkan juga baca surat dan ayat mana saja sesukamu, tapi, jangan kamu ulangi bacaan dua ayat tadi”!!!

sumber Asli

Sastra Jiwa

Akan Datang Saat Piala-piala anakmu Tak Berguna

IMG_8005-0.JPG

Kelak datang waktunya saat ijasah, sertifikat dan Piala-piala anak2 mu tidak berguna untukmu..

Karena pada saat itu, hanya do’a Anak yang Sholih saja yang dapat berguna bagimu..

Wahai sholihin dan Sholihat, bangun prestasi anak-anak dibawah naungan Tauhid yang kokoh..

Semoga Gelisahmu lebih hebat apabila nilai agama anakmu lebih rendah dibandingkan nilai Matematikanya..

Jika kelak Anakmu Berujar tak pantas, maka mohon ampunlah pada Allah dengan Lirih yang amat sangat sampai penduduk Langit mendengar, semoga Allah melembutkan Hati Anakmu..

Wahai Para Ayah, temukan jalan pulang dengan segera, waktumu tak banyak sementara Ia tumbuh besar dengan cepat, jika tak kau dampingi, jangan menangis jika kelak anakmu diterkam Serigala pornografi atau Anarkisme akhir zaman..

Wahai Para Ibu, sederhanakan Keluhanmu, simpan saja dalam Hati, adukan saja kepada yang Berhak yaitu Allah SWT..

Biarkan Ia merepotkanmu hari-hari ini, karena repotnya dunia hari ini akan bertepi, sedangkan Repotnya akhirat tak akan bertepi, karenanya selamatkan Ia dari kerepotan akhirat..

Semoga Dalam suapanmu selalu bersenandung dzikir, agar makanan yang masuk, selain menyehatkan namun juga mengisi jiwa, sehingga kelak kita memiliki Anak-anak Islam berjiwa Besar yang tak takut ancaman para pencela Agama..

*Inspirasi dari Buku Positive Parenting karya Ustadz Muhammad Fauzhil Adhim (semoga Allah berkahi Beliau)

*model Foto: Rijalul Gaza El Banna

@jeehadielbanna

Sastra Jiwa

Assalamu’alaykum Kaum Mukmin, Jangan Lupa BAHAGIA 😅

IMG_7754.JPG

Jika ada suatu sistem kehidupan yang dirancang dan dipersiapkan agar pemeluknya BAHAGIA, sistem itu pastilah Al ISLAM..
Betapa Tidak, dibeberapa kesempatan, Allah SWT Sang Maha Pencipta telah menciptakan banyak Pintu Kebahagiaan untuk HambaNya..

Mari kita Tengok:

1) Allah siapkan BAHAGIA karena beriman dan Istiqomah pada Allah

IMG_7961.JPG

Allah menjanjikan kebahagiaan dalam bentuk tidak ada ketakutan dan kesedihan bagi Mukmin yang Istiqomah..
Dan sebaliknya ada kenestapaan apabila hanya sesekali mengingat Allah SWT atau bahkan melupakan hak-hak Allah untuk Dipatuhi dan ditaati, mengingat dalam Surat lainnya Allah katakan Hanya dengan Mengingatkulah hatimu Tenang (Ar Ra’du ayat 28)

Pangkal Dari kesengsaraan kita adalah bentrok dengan Hukum Dan aturan Allah. Penelitian dan penemuan mutakhir sudah banyak mengungkap hikmah-hikmah dibalik perintah Allah ataupun sunnah Nabi ﷺ . Sungguh menarik, semua aturan dan perintah Allah SWT mampu mendatangkan faedah dan kebermanfaat yang sangat besar bagi manusia. Di sisi lain, pelanggaran akan perintahNya justru lahirkan kerusakan dimuka bumi.

Allah melarang kita mendekati Zina, yang ternyata dampak Zina kita ketahui bersama sangatlah merusak dalam berbagai dimensi. Pada dimensi sosial, rusaklah tatanan Sistem moral yang agung dikehidupan manusia. Manusia kehilangan wibawanya karena -mohon maaf- hampir saja serupa dengan binatang, tanpa ikatan yang benar saling lampiaskan hasrat. Pada dimensi kesehatan, akan mendatangkan kegelisahan yang tak bertepi yang akan mengganggu kesehatan jiwanya, belum lagi jika didapatinya peluang cukup besar dihinggapi penyakit kelamin.

Allah meminta kita untuk berlaku jujur dan adil. Tentu hal ini akan mendatangkan kebaikan bagi pribadi yang menjalankannya karena keikhlasan mengikuti perintah Allah berlaku jujur dan Adil. Dan sudah pasti lahirkan kebahagiaan bagi lingkungan, karena hanya masyarakat yang berlingkungan jujur saja yang mampu hidup bahagia perantara mereka terhindarkan dari budaya saling mencurigai dan prasangka buruk yang merupakan pangkal dari kegelisahan.

Dan tentu banyak hal lain lagi yang mampu diungkap untuk memperkuat pernyataan bahwa Sumber kebahagiaan adalah menjalani hidup ini sesuai Fitrah yang Allah telah gariskan, dan Sumber kenestapaan tak Berujung adalah bentrok dengan hukum Allah.

2) Allah Siapkan Kebahagiaan Bagi mereka yang Senang Memberi.

IMG_7956.JPG

Teori Neuroscience mengatakan ada salah satu bagian Otak yang teraktivasi dan mampu melahirkan efek tenang dan bahagia dengan cara rajin memberi kepada sesama, pernyataan ini saya kutip dari penjelasan dr. Amir Zuhdi salah satu pakar Neuroscience.

Masih Ragu? Cobalah lakukan hal sederhana dengan cara berbagi cemilan, berbagi pakaian kita yang berlebih, memberikan Hadiah untuk kerabat atau sahabat, memberi senyum kepada sesama, lalu perhatikan apa yang Terjadi 😅

Umumnya Orang yang mampu memberi adalah orang dengan karakter jiwa merdeka yang tidak terkungkung oleh jiwa bakhil dan takut berkurang segala sesuatu yang dimiliki perantara memberi. Dan sungguh, Hanya Orang Merdeka saja yang mampu Bahagia, pernyataan ini tak terbantahkan.

Terdapat banyak lagi ayat yang berkenan tentang Kebahagiaan yang tercantum dalam Al-Qur’an. Yang pada akhirnya dengan Keinsyafan, kita pahami Bahwa kebahagiaan lahir akibat dari mengikuti apa yang telah Allah gariskan dan sungguh kebahagiaan adalah Hak bagi seluruh orang beriman. Untuk itu, Jangan LUPA BAHAGIA 😁😅

Sastra Jiwa

Kebaikan Bukan Dominansi Suatu Kelompok

IMG_7922.JPG

مَا شَآء اللهُ لَا قُوَّةَ إِلَّا بِالله …..
(Sungguh atas kehendak Allah semua terwujud dan tiada daya upaya kecuali dari Allah)
-Al Kahfi ayat 39-

Pernahkah anda melihat pemuda yang barangkali menurut pendapat orang secara Umum pemuda tersebut bukan bagian pemuda yang biasanya di rumah-rumah ibadah, panti sosial atau lembaga masyarakat lainnya..
Umumnya penampilan seseorang bisa menjadi bahan penilaian tentang lingkungannya..

Tetapi tiba-tiba ketika di jalan raya padat kendaraan, ada sebuah mobil yang mogok dan terlihat bapak supir separuh baya sedang kesulitan mendorong mobilnya ke tepi jalan agar tidak menghalangi pemakai jalan raya lainnya. Rata-rata semua pengendara berlalu begitu saja, bahkan ada yang berteriak via Klakson karena tidak sabar hendak melintas, kecuali seorang pemuda dengan tampilan secara umum menggunakan celana panjang ketat, jaket dan helm penuh stiker tiba-tiba menepikan motornya dan membantu Bapak separuh baya tersebut mendorong mobil, pengendara lainnya tetap melaju tinggallah pemuda bercelana ketat tadi dan Bapak Separuh baya dengan mobil mogok yang usianya sudah tidak muda lagi..

Sungguh, Jika Allah berkehendak, maka Allah akan titipkan kepada siapapun hati yang baik dan dorongan lakukan kebaikan. Tidak peduli bagaimana pun penampilan anda, dan Sungguh Kebaikan Bukan Dominansi suatu Kelompok, karena banyak bertebaran orang-orang baik lainnya di luar sana.

Dan sesungguhnya, setiap kebaikan yang dilakukan setiap Individu maupun kelompok datangnya dari Allah yang Maha Menggerakkan, sehingga terbantahkan sudah apabila ada orang atau kelompok yang merasa sumber kebaikan dan pemilik sah kebaikan adalah dirinya atau kelompoknya..

@jeehadielbanna

Sumber Foto:
http://jateng.tribunnews.com/2015/11/09/foto-bripka-endro-bantu-dorong-gerobak-di-jalan-menanjak-di-tegal

Sastra Jiwa

Menentukan Harga Sebuah Iman dengan Pendekatan Kekayaan PT Freeport

IMG_7911.JPG

mampir Ke sini deh kalian akan lihat berapa Asset yang dimiliki Freeport-McMoran Inc, sering disebut Freeport..
Saya akan keluar dari bahasan mutakhir tentang Sidang MKD yang punya kaitan juga dengan Freeport..
Total Asset Freeport tertulis $ 29.386 Miliar, ini data tahun 2013. Wallahu a’lam berapa detilnya asset mereka 2015 ini..

29 Miliar dollar itu sudah pasti dominan dari hasil tambang yang ada di bumi papua lalu bagaimana kalo seandainya punya asset emas se penuh bumi?
Tapi harga segitu ternyata belum cukup untuk jadi alat tukar terhidar dari azab jika seseorang mati dalam kondisi Kafir..

Bahkan Allah SWT katakan (dalam Ali Imron ayat 91), seandainya kalian punya emas sepenuh bumi sekalipun, maka tetap tidak bisa dijadikan alat tukar untuk mengganti atau terhindar dari azab Allah karena mati dalam kondisi kafir..
Dengan Pendekatan Nilai Asset Freeport Tadi, kita dapat menentukan dan menemukan harga dari KEIMANAN yang kita miliki kepada Allah SWT, tepatnya adalah menaksir besarnya Harga keimanan.

Come on Guys,
Allah yang Maha Kaya berikan dengan cuma-cuma harta kekayaan sebesar itu kepada kita..
Allah SWT kasih Bandrol, bahwa harga Keimanan Kita kepadaNya menembus angka Emas sepenuh Bumi. Tentu hal ini merupakan apresiasi sekaligus nilai analogi agar manusia mudah memahami sebesar apa harga KEIMANAN kepada Allah, emas sepenuh bumi menjadi satuan ukurnya..

Maka Nikmat mana lagi yang akan kalian Dustakan?

@jeehadielbanna

Sastra Jiwa

Cinta Sang Pecinta Sejati

IMG_7910.JPG

Ummati..
Ummati…
Ummati…

Umatku..
Umatku…
Umatku…

Lirih Suara Manusia Mulia sejagat Raya dipenghujung hidupnya…

Wahai Manusia Mulia Nabi Muhammad ﷺ ,
Akhir-akhir ini kami baru pahami bagaimana caranya mencinta…

Akhir-akhir ini kami baru pahami ternyata hanya Ummatmu saja yang tidak pernah ditimpa azab semasa di Dunia laiknya Ummat Nabi Luth yang ditimpa batu. Ummatnya Nabi Nuh as yang hanyut dalam banjir bandang maha dahsyat…

Akhir-akhir ini kami pahami bahwa Lisan Muliamu tak pernah keluarkan do’a kehancuran bagi para pembangkang dari kalanganmu sendiri…

Ummati..
Ummati…
Ummati…

Umatku..
Umatku…
Umatku…

Kau ucapkan Lirih sebagai permintaan terakhirmu yang menginginkan posisi Tawar ummatmu lebih tinggi dibandingkan lainnya..

Meski Kau tak pernah tau, bahwa satu diantara sekian Ummat yang kau do’akan dan mintakan syurga untuknya, Kelak menjadi Ummat yang mencelamu..

Ahhh, kau guru sejati untuk mata pelajaran Cinta Sejati..

Kami baru pahami maksud kalimat dakwah adalah cinta…

kalian tahan kantuk dipelupuk hanya demi selamatnya ummat..
Cita-citamu adalah mengantarkan ummat ke depan gerbang impiannya..

Akhirnya Kami paham, bahwa tidak mungkin cinta itu menyakiti sang tercinta..

Ya Robb, Ampunkan Lisan kami yang pernah memaki saudara kami, ampunkan Tangan kami yang jahil mengumpat kepada saudara kami..

Sungguh Sang Pecinta Sejati telah mengajari kami makna cinta sejati..

Kami berdo’a dari tulang sulbi kami dan mereka, terlahir ummat yang hanya beriman kepadaMU saja..

Akhirnya kami paham…

@jeehadielbanna
Selatan jakarta
22 Shafar 1437 H

Sumber Foto:
http://jenellbstewart.com/tag/love-relationships/